Minggu, 20 Oktober 2013

TUGAS ISD ( Ilmu Sosial Dasar ) RANGKUMAN TUGAS DARI MINGGU PERTAMA SAMPAI KE- 4

NAMA    : RADI HAKIKI
KELAS   : 1KB05
NPM       : 27113106
TUGAS   : ISD ( ILMU SOSIAL DASAR ) RANGKUMAN
                  TUGAS 1 BULAN

Ø  BUDAYA INDONESIA
Budaya indonesia adalah budaya seluruh kebudayaan nasional , kebudayaan lokal , maupun kebudayaan asal asing yang telah ada diindonesia sebelum indonesia merrdeka pada tahun 1945.
Ø  KEBUDAYAAN NASIONAL
Defenisi kebudayaan nasional adalah menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni :
Kebudayaan nasional yang berlandasan pancasila adalah perwujudan cipta , karya dan karsa bangsa indonesia merupakan keseluruhan daya upaya manusia indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa , serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian pembangunan yang berbudaya. Departemen pendidikan dan kebudayaan , wujud , arti dan puncak-puncak kebudayaan lama dan asli bagi masyarakat pendukungnya.
Ø  7 UNSUR BUDAYA ( ARTINYA )
1.     Sistem upacar
keagamaan setiap kebudayaan terdapat kepercayaan yang dianut. Kepercayaan yang dianut diindonesia itu ada 5 yaitu : islam, kristen, protestan, katolik, hindu, dan budha. Dari kelima agama tersebut terdapat upacara keagamaan berbeda-beda.
2.     Sistem dan Organisasi
Kemasyarakatan kebudayaan diindonesia beragam sangat banyak. Terdapat masyarakat jawa ,sunda ,bugis dsb. Dari bermaca-macam kebudyaan tersebut ,perlu ditanamkan nilai-nilai bkemanusiaan yaitu membiasakan bergaul dengan kebudayaan yang lain. Dan berinteraksi dengan rukun.
3.     Bahasa kebudayaan
Bahasa kebudayaan yang beragam sangan berpengaruh pada bahasa yang dipakai nya. Contoh nya bahasa inggris ,jerman ,italia ,sunda ,jawa dsb. Dari banyak bahasa tersebut kita dapat meempelajarinya untuk pengetahua yang lebih luas.
4.     Sistem Pengatahuan
Ada banyak sistem pengetahuan misanya pertanian ,perbintangan ,prdagangan/bisnis ,hukum , perundang-undangan ,pemerintahan/politik dsb.
Hal tersebut juga bagian dari kebudayaan.
5.     Kesenian
Salah satu ciri khas dari kebudayaan adalah kesenian ,banyak hal yang bisa kita pelajari mengenasi kesenian ,misal nya seni sastra ,lukis ,tari ,drama ,musik ,kriadan lain sebagainya. Hal tersebut bagian khas yang dimiliki setiap daerah manapun dan setiap negara manapun.
6.     Sistem Mata Pencaharian Hidup
Pencarian sangan diperlukan untuk setiap masyarakat karena bermanfaat untuk memenuhi kehidupan manusia misalnya kaum pegawai atau karyawan ,kaum ,petani ,nelayan ,pedagang , buruh.
7.     Sistem Teknologi dan Peralatan
Teknologi semakin lama semakin luas ,karena makin banyaknya masyarakat yang hidup moderen. Teknologi sangat diperlukan akan tetapi tidak untuk ,melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma yang berlaku.

Ø  PERCAMPURAN BUDAYA DIMASYARAKAT SEBUTKAN DAN ULAS MENGENAI EFEK NEGATIF DAN POSITIF NYA
Contoh budaya indonesia dan budaya asing prihal budaya cakupannya akan sangat luas ,karena budya berhubungan dengan kebiasaan ,adat ,dan satu yang dianggap penting oleh sekelompok masyarakat budaya sendiri ,memiliki proses pembentukan contohnya asimilasi budaya ,contohnya : indonesia memiliki ragam Pemandangan yang berwarna-warni, keindahan tersebut bahkan dapat dirasakan oleh mereka yang datang dari luar negri. Proses asimilasi budaya dapat terjadi apabila : ada beberapa kelompok dengan kebudayaan yang berbeda yang tinggal disuatu wilayah yang sama. Beberapa kelompok budaya yang berbeda budaya tersebut, melakukan interaksi dalam waktu yang lama dan cukup intensif. Masing-masing budaya memiliki kemungkinan untuk menyesuaikan diri, dalam arti dapat membuka diridalam kebudayaan baru.

Ø  BEBERAPA FAKTOR YANG MEMBUAT PROSES PERCAMPURAN BUDAYA TERSEBUT LEBIH MUDAH YAITU :
·         Masing-masing kelompok budaya yang memiliki toleansi terhadap budaya orang lain.
·         Masing-masing kelompok kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati kelayakan berbeda budaya.

Dampak negatif dari percampuran budaya dimasyarakat karena adanya percampuran budaya terkadang menjadi sulit untuk mengetahui penduduk aslinya dan kebudayaan budaya.

Dampak positif dari percampuran budaya dimasyarakat  adalah antara budaya yang berbeda bisa saling memahami dan belajar untuk mengerti budaya masing-masing.=

Sabtu, 19 Oktober 2013

PERCAMPURAN BUDAYA DI MASYARAKAT SEBUTKAN DAN JELASKAN PERCAMPURAN BUDAYA DI MASYARAKAT DAN ULAS MENGENAI EFEK NEGATIF DAN POSITIFNYA.

 CONTOH BUDAYA ASING DENGAN BUDAYA INDONESIA  MEMBICARAKAN PRIHAL BUDAYA CAKUPANNYA AKAN SANGAT LUAS, KARENA BUDAYA BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN, ADAT, DAN SUATU YANG DI ANGGAP PENTING OLEH SEKELOMPOK MASYARAKAT BUDAYA SENDIRI, MEMILIKI PROSES PEMBENTUKAN CONTOH NYA ASIMILASI BUDAYA, CONTOHNYA :    INDONESIA MEMILIKI RAGAM BUDAYA YANG UNIK, KERAGAMAN TERSEBUT MEMBENTANG DARI SABANG SAMPAI MARAUKE, MENAWARKAN SEBUAH PEMANDANGAN YANG BERWARNA WARNI, KEINDAHAN TERSEBUT BAHKAN DAPAT DIRASAKAN OLEH MEREKA YANG DATANG DARI LUAR NEGRI. PROSES ASIMILASI BUDAYA DAPAT TERJADI APABILA : ADA BEBERAPA KELOMPOK DENGAN KEBUDAYAAN BERBEDA YANG TINGGAL DISUATU WILAYAH YANG SAM. BEBERAPA KELOMPOK YANG BERBEDA BUDAYA TERSEBUT, MELAKUKAN INTERAKSI DALAM WAKTU YANG LAMA DAN CUKUP INTESIF. MASING MASING BUDAYA MEMILIKI KEMUNGKINAN UNTUK MENYESUAIKAN DIRI, DALAM ARTI DAPAT MEMBUKA DIRI DALAM KEBUDAYAAN BARU. JUGA ADA BEBERAPA FAKTOR YANG MEMBUAT PROSES PERCAMPURAN BUDAYA TERSEBUT LEBIH MUDAH, YAITU :  > MASING MASING ANGGOTA KELOMPOK YANG BERBEDA BUDAYA MEMILIKI TOLERANSI TERHADAP BUDAYA ORANG LAIN.  > MASING MASING KELOMPOK MEMILIKI KESEMPATAN YANG SAMA UNTUK MENIKMATI KELAYAKAN KEHIDUPAN SECARA FINANSIAL.  > TERJADINYA PERNIKAHAN ANTARA DUA KELOMPOK BERBEDA BUDAYA.  DALAM PERKEMBANGANNYA, AKIBAT PERPINDAHAN ATAU HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT DALAM BERBAGAIKEGIATAN, PERSINGGUNGAN BAHKAN PERCAMPURAN ANTARA KEBUDAYAAN SATU DENGAN KEBUDAYAAN YANG LAIN TIDAK AKAN TERHINDARKAN. PROSES PERTEMUAN DUA KEBUDAYAAN YANG BERBEDA MENYEBABKAN TERJADINYA AKULTURASI DAN ASIMILASI (POERWANTO, 1997). AKULTURASI TERJADI KETIKA KELOMPOK-KELOMPOK INDIVIDU YANG MEMILIKI KEBUDAYAAN YANG SALING BERBEDA BERHUBUNGAN LANGSUNG DAN INTENSIF SEHINGGA KEMUDIAN MENYEBABKAN PERUBAHAN POLA KEBUDAYAAN PADA SALAH SATU ATAU KEDUA KEBUDAYAAN TERSEBUT (SYAM, 2005). SYAM MENYEBUTKAN BAHWA AKULTURASI LEBIH MERUPAKAN PENGKAYAAN SUATU KEBUDAYAAN TANPA MERUBAH CIRI AWAL KEBUDAYAAN TERSEBUT. ASIMILASI ADALAH PROSES PELEBURAN KEBUDAYAAN DIMANA SATU KEBUDAYAAN DAPAT MENERIMA NILAI-NILAI KEBUDAYAAN YANG LAIN DAN MENJADIKANNYA BAGIAN DARI PERKEMBANGAN KEBUDAYAANNYA (PARK DAN BURGESS DALAM POERWANTO, 1997).  RAPOPORT (1994) MENYEBUT AKULTURASI INI SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEBUDAYAAN BERKELANJUTAN (CULTURAL SUSTAINABILITY) YANG MERUPAKAN UPAYA SUATU KEBUDAYAAN AGAR DAPAT BERTAHAN. WALAUPUN SUATU KEBUDAYAAN PASTI BERUBAH, YANG DIHARAPKAN ADALAH SEBUAH PERKEMBANGAN, DENGAN TETAP MEMPERTAHANKAN KARAKTER DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT. PERUBAHAN LEBIH MERUPAKAN ADAPTASI TERHADAP TUNTUTAN DAN TATANGAN BARU AGAR KEBUDAYAAN TERSEBUT DAPAT TETAP HIDUP. DENGAN DEMIKIAN ADA BAGIAN-BAGIAN YANG TETAP EKSIS DAN MENJADI CIRI KUAT DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT SERTA ADA BAGIAN-BAGIAN YANG BERUBAH MENYESUAIKAN PERKEMBANGAN JAMAN (CONTINUITY AND CHANGE). UNSUR-UNSUR YANG TETAP DIPERTAHANKAN DAN DITURUNKAN ANTAR GENERASI MENJADI TRADISI KEBUDAYAAN.  DALAM PERKEMBANGANNYA, AKIBAT PERPINDAHAN ATAU HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT DALAM BERBAGAIKEGIATAN, PERSINGGUNGAN BAHKAN PERCAMPURAN ANTARA KEBUDAYAAN SATU DENGAN KEBUDAYAAN YANG LAIN TIDAK AKAN TERHINDARKAN. PROSES PERTEMUAN DUA KEBUDAYAAN YANG BERBEDA MENYEBABKAN TERJADINYA AKULTURASI DAN ASIMILASI (POERWANTO, 1997). AKULTURASI TERJADI KETIKA KELOMPOK-KELOMPOK INDIVIDU YANG MEMILIKI KEBUDAYAAN YANG SALING BERBEDA BERHUBUNGAN LANGSUNG DAN INTENSIF SEHINGGA KEMUDIAN MENYEBABKAN PERUBAHAN POLA KEBUDAYAAN PADA SALAH SATU ATAU KEDUA KEBUDAYAAN TERSEBUT (SYAM, 2005). SYAM MENYEBUTKAN BAHWA AKULTURASI LEBIH MERUPAKAN PENGKAYAAN SUATU KEBUDAYAAN TANPA MERUBAH CIRI AWAL KEBUDAYAAN TERSEBUT. ASIMILASI ADALAH PROSES PELEBURAN KEBUDAYAAN DIMANA SATU KEBUDAYAAN DAPAT MENERIMA NILAI-NILAI KEBUDAYAAN YANG LAIN DAN MENJADIKANNYA BAGIAN DARI PERKEMBANGAN KEBUDAYAANNYA (PARK DAN BURGESS DALAM POERWANTO, 1997).  RAPOPORT (1994) MENYEBUT AKULTURASI INI SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEBUDAYAAN BERKELANJUTAN (CULTURAL SUSTAINABILITY) YANG MERUPAKAN UPAYA SUATU KEBUDAYAAN AGAR DAPAT BERTAHAN. WALAUPUN SUATU KEBUDAYAAN PASTI BERUBAH, YANG DIHARAPKAN ADALAH SEBUAH PERKEMBANGAN, DENGAN TETAP MEMPERTAHANKAN KARAKTER DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT. PERUBAHAN LEBIH MERUPAKAN ADAPTASI TERHADAP TUNTUTAN DAN TATANGAN BARU AGAR KEBUDAYAAN TERSEBUT DAPAT TETAP HIDUP. DENGAN DEMIKIAN ADA BAGIAN-BAGIAN YANG TETAP EKSIS DAN MENJADI CIRI KUAT DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT SERTA ADA BAGIAN-BAGIAN YANG BERUBAH MENYESUAIKAN PERKEMBANGAN JAMAN (CONTINUITY AND CHANGE). UNSUR-UNSUR YANG TETAP DIPERTAHANKAN DAN DITURUNKAN ANTAR GENERASI MENJADI TRADISI KEBUDAYAAN.  RAPOPORT (1994) MENYEBUT AKULTURASI INI SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEBUDAYAAN BERKELANJUTAN (CULTURAL SUSTAINABILITY) YANG MERUPAKAN UPAYA SUATU KEBUDAYAAN AGAR DAPAT BERTAHAN. WALAUPUN SUATU KEBUDAYAAN PASTI BERUBAH, YANG DIHARAPKAN ADALAH SEBUAH PERKEMBANGAN, DENGAN TETAP MEMPERTAHANKAN KARAKTER DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT. PERUBAHAN LEBIH MERUPAKAN ADAPTASI TERHADAP TUNTUTAN DAN TATANGAN BARU AGAR KEBUDAYAAN TERSEBUT DAPAT TETAP HIDUP. DENGAN DEMIKIAN ADA BAGIAN-BAGIAN YANG TETAP EKSIS DAN MENJADI CIRI KUAT DARI KEBUDAYAAN TERSEBUT SERTA ADA BAGIAN-BAGIAN YANG BERUBAH MENYESUAIKAN PERKEMBANGAN JAMAN (CONTINUITY AND CHANGE). UNSUR-UNSUR YANG TETAP DIPERTAHANKAN DAN DITURUNKAN ANTAR GENERASI MENJADI TRADISI KEBUDAYAAN. DAMPAK NEGATIF DARI PERCAMPURAN BUDAYA DI MASYARAKAT ADALAH KARENA ADA NYA PERCAMPURAN BUDAYA TERKADANG MENJADI SULIT UNTUK MENGETAHUI PENDUDUK ASLINYA DAN KEBUDAYAAN ASLI PUN MENJADI TIDAK DI LESTARIKAN KARENA SUDAH ADA NYA PERCAMPURAN BUDAYA. DAMPAK POSITIFNYA DARI PERCAMPURAN BUDAYA DI MASYARAKAT ADALAH ANTARA BUDAYA YANG BERBEDA BISA SALING MEMAHAMI DAN BELAJAR UNTUK MENGERTI BUDAYA MASING-MASING. KEBUDAYAAN MERUPAKAN KESELURUHAN GAGASAN, KARYA SERTA HASIL KARYA MANUSIA YANG DICAPAI MELALUI ‘BELAJAR’. KEBUDAYAAN JUGA MERUPAKAN HASIL ADAPTASI MANUSIA TERHADAP LINGKUNGANNYA. SEBAGAI HASIL BELAJAR DAN BERADAPTASI, KEBUDAYAAN AKAN TERUS BERUBAH MENGIKUTI PERKEMBANGAN JAMAN. DARI NILAI-NILAI KEBUDAYAAN YANG BERKEMBANG TERSEBUT TERDAPAT UNSUR-UNSUR YANG YANG BERKEMBANG SECARA CEPAT, ADAPULA YANG BERKEMBANG SECARA LAMBAT, MENJADI TRADISI. KEBUDAYAAN TRADISIONAL MESKIPUN BERKEMBANG NAMUN TETAP MEMPERTAHANKAN KARAKTER INTINYA YANG DITURUNKAN ANTAR GENERASI. KEBUDAYAAN YANG MENTRADISI MENJADI KARAKTER KUAT SUATU MASYARAKAT PADA TEMPAT TERTENTU, SALAH SATUNYA AKAN TERLIHAT PADA ARTEFAKNYA, ARSITEKTUR TRADISIONAL.  PERUBAHAN KEBUDAYAAN BUDAYA SEBAGAI SEBUAH SISTEM TIDAK PERNAH BERHENTI TETAPI MENGALAMI PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN, BAIK KARENA DORONGAN-DORONGAN DARI DALAM MAUPUN DARI LUAR SISTEM TERSEBUT. PERUBAHAN INI LOGIS TERJADI KARENA ASPEK PROSES ADAPTASI DAN BELAJAR MANUSIA SEHINGGA SELALU MENUJU PADA TATARAN SERTA TUNTUTAN YANG LEBIH BAIK. DENGAN PERUBAHAN TERSEBUT WAKTU DALAM ARTI MASA DAN KESEJARAHAN MENJADI FAKTOR YANG PERLU DIPERHITUNGKAN.




Nama : Radi hakiki
Npm  : 27113106
kelas : 1KB05
Sumber : http://freapp.com/search/?q=Masyarakat%20Dan%20Budaya&infospace=2&gclid=CIihr4DSpLoCFacl4godfnEApA

Rabu, 09 Oktober 2013

PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN INDIVIDU SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT 



Tapi Sebelum itu kita harus tau apa itu arti dari "Keluarga" dan "Masyarakat"

Keluarga merupakan institusi terkecil dalam masyarakat. Masyarakat adalah unit yang membentuk negara. Oleh karena itu, keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan setiap karakter individu. Karakter merupakan kunci bagi sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga, pendidikan karakter sejak usia dini merupakan hal yang penting.

Berbagai masalah yang dihadapi di negara kita salah satunya diakibatkan oleh adanya krisis karakter  para pejabat negara. Misalnya saja kasus korupsi. Tidak hanya masalah pejabat negara dengan kasus korupsinya saja, namun juga masalah generasi muda bangsa yang nampaknya sudah jauh dari perilaku baik. Sebut saja tauran antar pelajar, sex pra nikah atau bahkan hal terkecil seperti menyontek, berlaku tidak sopan dengan teman, orang tua maupun guru dan berbicara tidak baik.

Padahal semestinya masalah tersebut tidak akan terjadi jika keluarga melakukan fungsinya dengan benar. Semakin hari, dapat terlihat bahwa hancurnya nilai luhur yang terkandung dalam keluarga. Fungsi keluarga menurut Effendi 1998  khususnya fungsi psikologis adalah memberikan perhatian diantara anggota keluarga, memberikan pendewasaan kepribadian anggota keluarga dan memberikan identitas keluarga. Fungsi pendidikan yaitu salah satunya adalah mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya dalam kehidupan dewasa, serta fungsi sosialisasi yaitu membentuk norma tingkah laku sesuai dengan perkembangan anak. Sebenarnya, bila keluarga melakukan fungsinya dengan baik, maka semua masalah yang terkait dengan krisis karakter akan terselesaikan. 

Namun, keluarga seringkali melewatkan begitu saja fase kritis dalam pembentukan sikap moral anak. Kadangkala orang tua tidak memikirkan bagaimana perkembangan moral anaknya sehingga tidak terlalu fokus dalam membentuk karakter anak agar menjadi seorang pribadi yang berkualitas di masa yang akan datang.     

Tapi menurut saya pentingnya peran keluarga dalam pembentukan individu  dalam masyarakat terbagi menjadi beberapa unsur:

1. Fungsi Pendidikan

Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.

2. Fungsi Sosialisasi anak
Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.

3. Fungsi Perlindungan
Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.

4. Fungsi Perasaan
Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.

5. Fungsi Religius
Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.

6. Fungsi Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.

7. Fungsi Rekreatif
Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.

8. Fungsi Biologis


Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.

Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
Argument/opini:
Jadi menurut saya, Keluarga adalah  tempat atau lingkungan yang pertama dan utama bagi individu. Kita sejak lahir hingga saat ini di besarkan di lingkungan keluarga, sebab itu pendidikan pertama dan utama kita peroleh dari lingkungan keluarga itu sendiri, dalam hal ini peran keluarga atau khususnya orang tua sangat besar pengaruhnya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dapat kita simpulkan keluarga adalah bagian yang sangat penting di dalam pembentukan kepribadian seorang anak. Kebaikan dan keburukan adalah salah satu dari cerminan baik buruknya sikap pola asuh yang tertanam di dalam keluarga.  Dari berbagaimacam pola asuh yang anak dapat di dalam keluarga akan membentuk berbagai macam kepribadian seorang anak dalam masyarakat.

SUMBER:
- http://fendi-rossy.blogspot.com/2012/11/peran-keluarga-dalam-pembangunan-bangsa.html
- http://tugasku-4u.blogspot.com/2013/07/pengertian-dan-hubungan-individu-keluarga-dan-masyarakat.ht
- http://resya123.blogspot.com/2010/12/peran-keluarga-terhadap-pembentukan.html


NAMA  : RADI HAKIKI
KELAS : 1KB05
NPM     : 27113106
PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN INDIVIDU SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT 



Tapi Sebelum itu kita harus tau apa itu arti dari "Keluarga" dan "Masyarakat"

Keluarga merupakan institusi terkecil dalam masyarakat. Masyarakat adalah unit yang membentuk negara. Oleh karena itu, keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan setiap karakter individu. Karakter merupakan kunci bagi sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga, pendidikan karakter sejak usia dini merupakan hal yang penting.

Berbagai masalah yang dihadapi di negara kita salah satunya diakibatkan oleh adanya krisis karakter  para pejabat negara. Misalnya saja kasus korupsi. Tidak hanya masalah pejabat negara dengan kasus korupsinya saja, namun juga masalah generasi muda bangsa yang nampaknya sudah jauh dari perilaku baik. Sebut saja tauran antar pelajar, sex pra nikah atau bahkan hal terkecil seperti menyontek, berlaku tidak sopan dengan teman, orang tua maupun guru dan berbicara tidak baik.

Padahal semestinya masalah tersebut tidak akan terjadi jika keluarga melakukan fungsinya dengan benar. Semakin hari, dapat terlihat bahwa hancurnya nilai luhur yang terkandung dalam keluarga. Fungsi keluarga menurut Effendi 1998  khususnya fungsi psikologis adalah memberikan perhatian diantara anggota keluarga, memberikan pendewasaan kepribadian anggota keluarga dan memberikan identitas keluarga. Fungsi pendidikan yaitu salah satunya adalah mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya dalam kehidupan dewasa, serta fungsi sosialisasi yaitu membentuk norma tingkah laku sesuai dengan perkembangan anak. Sebenarnya, bila keluarga melakukan fungsinya dengan baik, maka semua masalah yang terkait dengan krisis karakter akan terselesaikan. 

Namun, keluarga seringkali melewatkan begitu saja fase kritis dalam pembentukan sikap moral anak. Kadangkala orang tua tidak memikirkan bagaimana perkembangan moral anaknya sehingga tidak terlalu fokus dalam membentuk karakter anak agar menjadi seorang pribadi yang berkualitas di masa yang akan datang.     

Tapi menurut saya pentingnya peran keluarga dalam pembentukan individu  dalam masyarakat terbagi menjadi beberapa unsur:

1. Fungsi Pendidikan

Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.

2. Fungsi Sosialisasi anak
Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.

3. Fungsi Perlindungan
Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.

4. Fungsi Perasaan
Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.

5. Fungsi Religius
Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.

6. Fungsi Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.

7. Fungsi Rekreatif
Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.

8. Fungsi Biologis

Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
Argument/opini:
Jadi menurut saya, Keluarga adalah  tempat atau lingkungan yang pertama dan utama bagi individu. Kita sejak lahir hingga saat ini di besarkan di lingkungan keluarga, sebab itu pendidikan pertama dan utama kita peroleh dari lingkungan keluarga itu sendiri, dalam hal ini peran keluarga atau khususnya orang tua sangat besar pengaruhnya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dapat kita simpulkan keluarga adalah bagian yang sangat penting di dalam pembentukan kepribadian seorang anak. Kebaikan dan keburukan adalah salah satu dari cerminan baik buruknya sikap pola asuh yang tertanam di dalam keluarga.  Dari berbagaimacam pola asuh yang anak dapat di dalam keluarga akan membentuk berbagai macam kepribadian seorang anak dalam masyarakat.

SUMBER:
- http://fendi-rossy.blogspot.com/2012/11/peran-keluarga-dalam-pembangunan-bangsa.html
- http://tugasku-4u.blogspot.com/2013/07/pengertian-dan-hubungan-individu-keluarga-dan-masyarakat.ht
- http://resya123.blogspot.com/2010/12/peran-keluarga-terhadap-pembentukan.html


NAMA  : RADI HAKIKI
KELAS : 1KB05
NPM     : 27112106

Selasa, 01 Oktober 2013

Nih buat ade-ade yang baru masuk SMK Jurusan TKJ :)

Langkah-Langkah Merakit Komputer

1. Memasang Processor ke Motherboard
Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
  • Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
  • Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
  • Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.

Cara Merakit Komputer  

2. Memasang Motherboard 
Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.

Cara Merakit Komputer  

3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.

Cara Merakit Komputer  

4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.

Cara Merakit Komputer  

5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :
  • Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
  • Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.

Cara Merakit Komputer  

6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.

Cara Merakit Komputer  

7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :
  • Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
  • Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
  • Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.

Cara Merakit Komputer  

8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.

Cara Merakit Komputer  

9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
  • Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
  • Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
  • Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
  • Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
  • Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
  • Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
  • Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.

Minggu, 29 September 2013

Ini blog saya :D

Budaya Indonesia

Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bagi Masyarakat Pendukungnya, Semarang: P&K, 199
Kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama. Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan bangsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan mengalami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional.


 7 UNSUR BUDAYA (ARTINYA)


A.Pengertian 7 unsur kebudayaan universal

Unsur kebudayaan universal dapat diartikan sebagai pemahaman yanglebih jelas mengenai kebudayaan secara keseluruhan. Karena pembahasantentang kebudayaan sangat kompleks dan luas. Sehingga terdapat 7 unsurkebudayaan untuk lebih memudahkan kita memahami kebudayaan.Koentjaraningar menerangkan bahwa terdapat unsur-unsur kebudayaanuniversal seperti berikut :

1. Sistem Upacara KeagamaanSetiap kebudayaan terdapat kepercayaan yang dianut. Kepercayaan yang dianutdi Indonesia ada 5, yaitu Islam, Kristen protestan, Katolik, Hindu dan Budha. Darikelima agama tersebut terdapat upacara keagamaan yang berbeda-beda. Akantetapi untuk masyarakat yang tinggal dikota upacara keagamaan sepertinyasudah tidak dilaksanakan lagi kecuali dalam hal-hal tertentu saja. Sedangkanmasyarakat yang tinggal didesa masih banyak yang melaksanakan upacarakeagamaan tersebut.

2. Sistem dan Organisasi KemasyarakatanKebudayaan di Indonesia beragam sangat banyak. Terdapat masyarakat Jawa,Sunda, Batak, Bugis dsb. Dari macam-macam kebudayaan tersebut, perluditanamkan nilai-nilai kemanusiaan yaitu membiasakan bergaul dengankebudayaan yang lain. Dan saling berinteraksi dengan rukun. Di Indonesiabanyak terdapat kebudayaan yang harus di lestarikan bersama. Jangan kitasaling bersaing untuk kepentingan pribadi dengan kebudayaan lain, karena itusama saja kita memecahbelahkan kebudayaan yang sudah ditanam oleh leluhursebelumnya.

3. BahasaKebudayaan yang beragam sangat berpengaruh pada bahasa yang dipakainya.Contohnya bahasa Inggris, Jerman, Italia, Sunda, Jawa, dsb. Dari banyak bahasatersebut kita dapat mempelajarinya untuk pengetahuan yang lebih luas. Tidakhanya bahasa yang dipelajari berasal dari bahas luar negri saja, tetapi bahasadari negri Indonesiapun perlu kita pelajari untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia.

4. Sistem PengetahuanAda banyak sistem pengetahuan misalnya pertanian, perbintangan,perdagangan/bisnis, hukum dan perundang-undangan, pemerintahaan/politikdsb. Hal tersebut juga bagian dari kebudayaan. Kita wajib mempelajarinyakarena dengan adanya sistem pengetahuan kita menjadi tahu dunia luar dansangat bermanfaat untuk kehidupan karena berpengaruh pada pekerjaanseseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak perlu semua kita pelajaricukup beberapa saja kita kuasai, maka akan banyak informasi yang kita dapat.

5. KesenianSalah satu ciri khas dari kebudayaan adalah kesenian. Banyak hal yang bisa kitapelajari mengenai kesenian. Misalnya seni sastra, lukis, musik, tari, drama, kriadan lain sebagainya. Hal tersebut bagian dari khas yang dimiliki setiap daerahmaupun setiap negara. Misalnya untuk kesenian musik. Kita bisa mengetahuidan mencari musik yang khas dari setiap daerah maupun negara. Contohnyalagu-lagu daerah ampar-ampar pisang yang berasal dari Kalimantan Selatanyang menjadi ciri khas dari daerah tersebut.

6. Sistem Mata Pencaharian HidupMata pencaharian sangat diperlukan untuk setiap masyarakat karenabermanfaat untuk memenuhi kehidupan manusia. Misalnya kaumpegawai/karyawan, kaum, petani, nelayan, pedangan. buruh dan seterusnya. Haltersebut merupakan mata pencaharian yang harus kita tekuni. Contohnyamasyarakat yang hidup dipesisir pantai lebih banyak bermata pencahariansebagai nelayan atau masyarakat yang hidup di perkotaan lebih banyak bermatapencaharian sebagai pegawai kantoran.

7. Sistem Teknologi dan Peralatan Teknologi semakin lama semakin luas. Karena makin banyaknya masyarakatyang hidup modern. Teknologi sangat diperlukan akan tetapi tidak untukmelakukan perbuatan yang melanggar norma-norma yang berlaku. 


Dalam artikel diatas saya memiliki argumen tentang bagaimana cara untuk kembali mempopulerkan unsur unsur budaya indonesia itu sendiri yaitu dengan menghidupkan jiwa nasionalisme kepada kaula muda dan para anak anak indonesia yang saat ini sudah terlampau jauh ikut arus budaya asing. jadi dengan menghidupkan lagi gerakan "AYO CINTA BUDAYA INDONESIA" maka pasti kebudayaan itu sendiri akan ikut populer kembali.serta kembali menghidupkan ekstrakulikuler di sekolah sekolah atau di kampus dengan niatan agar budaya kita tidak terlupakan sebagai bangsa INDONESIA.

 

 

 

INI MERUPAKAN TUGAS ILMU SOSIAL DASAR

NAMA: RADI HAKIKI

NPM: 27113106

KELAS: 1KB05

NAMA DOSEN: OLLY AURORA

SUMBER ARTIKEL:http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia http://www.scribd.com/doc/61401926/7-UNSUR-BUDAYA

 

Popular Posts